LAPORAN PRAKTIKUM
PENGGUNAAN BAHAN-BAHAN BEKAS DALAM PEMBUATAN ALAT
PERAGA RESPIRASI MANUSIA

DISUSUN OLEH :
CAHYA SETYAUTAMI (07)
DEFI KURNIA WULANDARI (08)
EZRA SYAMIR SUHARGO (09)
XI IPA 5
SMA NEGERI 2
PURWOKERTO
TAHUN AJARAN
2015/2016
I.
Judul
:
Penggunaan alat peraga dari bahan bekas dalam menjelaskan pengaruh rokok bagi
sistem respirasi manusia.
II.
Tujuan
:
Menjelaskan mekanisme respirasi dan bahaya nikotin pada rokok terhadap
kesehatan paru-paru.
III.
Landasan
Teori:
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang
antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar
10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada
salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat
mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan
kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa
tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan
kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat
ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung
jarang sekali dipatuhi.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya
adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja
dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika,
sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan
kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di
kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk
keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.
Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok
mulai masuk negara-negara Islam.
Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok
sangat menyebabkan ketergantungan, di samping menyebabkan banyak tipe kanker,
penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi
kelahiran, dan emfisema.
Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam
rokok:
1. Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa
rileks.
2. Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia
yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
3. Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok
cyano.
4. Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia
organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
5. Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan
radioaktif.
6. Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling
sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
7. Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang
juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
8. Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat
beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
9. Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang
digunakan untuk mengawetkan mayat.
10. Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh
semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
11. Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
12. Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan
mobil dan motor.
IV.
Alat
dan Bahan :
1.
Botol air mineral
2.
Air
3.
Lem lilin
4.
Selang kecil
5.
Gunting
6.
Rokok
7.
Suntikan tinta
8.
Korek gas
9.
Isolasi
V.
Langkah Kerja :
1.
Beri 2 lubang berukuran kecil dengan posisi atas dan
bawah pada botol air mineral.
2.
Isi botol dengan air sekitar
bagian saja.
3.
Masukkan selang pada lubang bagian bawah yang sudah
dibuat pada botol tadi.
4.
pasang suntikan tinta pada ujung selang.
5.
Masukkan rokok ke dalam lubang yang satunya.
6.
Lem bagian lubang dan selang yang sudah dimasukkan
tadi agar udara tidak bisa yang keluar.
7.
Lem bagian lubang dan rokok sudah dimasukkan tadi agar
udara tidak bisa yang keluar.
8.
Nyalakan rokok dengan korek gas.
9.
Setelah rokok menyala, tarik suntikan tinta keluar
masuk terus menerus sampai muncul bintik putih pada permukaan botol, dan warna
air menjadi kekuningan/keruh.
10. Catat
hasil percobaan tersebut.
VI.
Pembahasan
:
Setelah rokok yang dipasang dipipa dinyalakan,
suntikan di tarik-keluar-masuk. Suntikan ini diumpamakan sebagai hidung dan
mulut yang menghirup udara. Saat udara masuk atau terhirup makan bersamaan
dengan terhisapnya rokok tersebut. Di praktikum ini, seluruh lubang dibotol ini
ditutup rapat agar tidak ada udara yang keluar dan kita dapat melihat hasilnya
dengan jelas. Saat udara sudah banyak masuk, dan rokok mulai terbakar habis,
kita dapat melihat adanya titik-titik putih didalam botol tersebut. Tidak hanya
itu didalam botol terdapat juga kepulan asap—nikotin yang membuat air didalam
botol tersebut menjadi keruh atau kekuning-kuningan. Dan saat dibuka mengeluarkan
bau yang tidak sedap. Selain itu nokotin yang terhisap akan melekat diseluruh
bahan uji yang dilewati asap tersebut. Sama seperti pada tubuh manusia, asap
yang mengandung nikotin pun akan melekat diseluruh organ tubuh yang dilaluinya.
VII.
Kesimpulan
:
Dari praktikum yang kamu lakukan dapat disimpulkan
bahwa:
1.
Praktikum tentang alat peraga pada sistem respirasi
manusia dapat dilakukan dengan bahan-bahan bekas yang sudah tidak terpakai.
Yang jika bahan itu dibuang akan menimbulkan polusi tanah karena bahan tersebut
sukar dihancurkan/dimusnahkan, seperti botol air mineral plastik dan suntikan
tinta printer plastik.
2.
Bahaya nikotin.
Nikotin merupakan racun yang bertindak langsung
keotak, merusak pemikiran dan tubuh. Nikotin sangat berdampak buruk pada tubuh.
Pada perokok, nikotin memasuki tubuh melalui paru-paru dan alveoli. Alveoli
merupakan bagian tubuh dimana terjadinya pertukaran oksigen dan karbondioksida
dalam proses pernapasan. Ketika asap rokok dihirup ke dalam paru-paru, nikotin
berpindah melalui alveoli ke dalam aliran darah dan dalam 15 detik, diangkut ke
seluruh tubuh dan otak.
VIII.
Referensi
:
-
lusidominian.blogspot.com
-
kolesterol-kita.blogspot.com/p/super-cigarette-holder.html
IX.
Lampiran :




Komentar
Posting Komentar